Keuntungan terbesar dari produksi pelet biomassa adalah kelimpahannya, ketersediaannya yang luas, dan biaya bahan bakunya yang sangat rendah!

Banyak orang yang khawatir dengan kelangkaan atau mahalnya bahan baku produksi pelet. Kenyataannya, bahan mentah tersedia di mana-mana—di ladang, hutan, dan kawasan industri. Berbagai limbah pertanian dan kehutanan tidak memerlukan seleksi yang cermat atau pengadaan yang mahal. Setelah dihancurkan, dikeringkan, dan dibuat pelet, semuanya dapat diolah menjadi pelet bahan bakar biomassa berkualitas tinggi.

Tersedia berbagai bahan mentah yang dapat digunakan secara lengkap:

Serpihan kayu, serbuk gergaji, serutan, serutan bambu, kulit kayu, ranting, dan potongan kayu;

Batang jagung, tanaman merambat kacang tanah, jerami padi, jerami gandum, batang kapas, alang-alang, sekam padi, cangkang buah, dan limbah pertanian lainnya.

Semua limbah pertanian dan kehutanan, setelah pra-pemrosesan dengan peralatan lengkap untuk mencapai ukuran partikel yang seragam dan kadar air standar, dapat diekstrusi menjadi pelet dengan kepadatan tinggi.

Hal ini benar-benar mewujudkan pengadaan di lokasi, daur ulang limbah, perlindungan lingkungan hijau, biaya rendah, dan keuntungan tinggi, mengubah limbah menjadi energi baru. Ini adalah proyek pemrosesan fisik yang andal dan menguntungkan.

Tidak ada kekurangan bahan mentah untuk produksi pelet biomassa!

Baik itu ranting pohon dan serbuk gergaji, batang dan kulit kayu bambu, atau batang jagung, jerami padi, dan tanaman rambat kacang tanah, semua limbah pertanian dan kehutanan dapat dimanfaatkan untuk membuat pelet.

Sampah didaur ulang di lokasi dengan biaya yang sangat rendah. Setelah diolah dengan peralatan yang lengkap, dapat diubah menjadi pelet energi bersih dengan nilai kalori tinggi dan pasar yang luas.

Fakta bahwa limbah pertanian dan kehutanan dapat dimanfaatkan benar-benar mengubah limbah menjadi harta karun—inilah keuntungan terbesar dari proyek pelet biomassa!

Tinggalkan pesan Anda

E-mail
Whatsapp